DUMAI (JENDELARIAU.COM) - Badan usaha milik daerah (BUMD) PT. Pembangunan Dumai salah satu perusahaan daerah milik pemerintah kota Dumai.
Penyertaan modal Pemko Dumai sebesar 28 Miliar pada tahun 2014 lalu ini diantaranya untuk pengelolaan TV berbayar dan usaha konveksi serta penyediaan alat tulis kantor dari empat bisnis yang dijalankan penyediaan redikmix, serta penyerapan tenaga kerja yang berjumlah 60 orang.
Namun sangat disayangkan perusahaan semi plat merah milik pemko dumai jalan ditempat.
Bahkan digadang gadangkan BUMD PT Pembangunan Dumai milik pemko dumai ini bisa menghasilkan PAD untuk kota dumai.
Namum, sejak berdirinya BUMD PT Pembangunan Dumai milik Pemko Dumai belum banyak yang diberikan kepada Pemko Dumai, Apa Lagi untuk (PAD) nya.
Berbagai macam terobosan yang di buat, Namum, Masih jalan ditempat.
Informasi yang dirangkum dan layak di percaya, Padahal sewaktu serah terima juga sudah disampaikan tanggung jawab perusahaan yang harus diselesaikan pada 19 september tahun 2022 dihadapan aditya romas dan ada bagian ekonomi juga hadir sebagai pengawas dari pemerintah.
Artinya tentu dengan segala resiko jika mau jadi direktur pada saat test UKK / fit and propertes sudah tahu kondisi perusahaan dan itu ditanyakan pasti oleh team penguji.
Sejak kepemimpinan Aditya Romas, hutang terdahulu oleh BUMD PT Pembangunan dumai kepada Mandiri Utama Finance kabarnya belum lunas.
Hutang BUMD PT Pembagunan dumai terdahulu dengan cara melesingkan dua (2) unit mobil molen kepada Mandiri Utama Finance dengan harapan bisa beroperasi sebagai mana mestinya.
Namun sangat sangat disayangkan, dengan sutikan dana segar dengan jalan meminjam kepada Mandiri Utama Finance juga tidak bisa merubah nasib BUMD PT Pembangunan dumai untuk bangkit kembali.
Yang lebih mirisnya lagi, dana suntikan dari hasil pinjaman dari Mandiri Utama Finance masih menunggak pembayaranya. .
Bahkan, hutang BUMD PT Pembangunan Dumai diduga menumpuk bahkan dalam proses gugutan di pengadilan Negeri.
Sampai saat ini, semenjak dipimpin oleh Aditya Romas BUMD PT Pembangunan Dumai lebih kurang 1 tahun juga tidak bisa diharapkan untuk menghasilkan PAD kota dumai.
Sepertinya, kinerja Aditya Romas Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai perlu dipertanyakan oleh walikota dumai.
Untuk membuktikan apa benar BUMD PT Pembanguan dumai ada tunggakan di Mandiri Utama Finance, pimpinan redaksi mengkonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp kepada Aditya Romas mengatakan, iya, tapi itu di zaman terdahulu,” kata Aditya di tulis di whatsapp.
Sebagai Direkrur BUMD PT Pembangunan Dumai yang dipimpinya, selama lebih kurang setahun terkait tunggakan hutang kepada Mandiri Utama Finance seperti apa?
Aditya Romas menjawab, jika tidak melanggar aturan, kita akan selesaikan hutang, karena hutang adalah kewajiban,” katanya pada pesan singkat whatsapp.
Dengan kejadian ini sepertinya Aditya Romas belum mampu berbuat banyak kepada BUMD PT Pembangunan Dumai milik pemko dumai.
Sepertinya kinerja Aditya Romas Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai perlu ditanyakan oleh Walikota Dumai
(Feri Windria)

Komentar
Posting Komentar