DUMAI (JENDELARIAU.COM) - Dalam rangka peningkatan daya saing UMKM Kota Dumai , Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) kota Dumai melakukan sinergi kolaborasi dengan Universitas Riau melalui Program Kementerian Dikristek.
" Saat ini kita lagi fokus agenda Pitching program Matching Fund tahun 2023 , 2 tahap seleksi sudah dilalui dan ini tahap ke 3," ungkap Zulfan Ismaini , SH Ketua Kadin Dumai.
Untuk diketahui program Matching Fund ini adalah Program Kedaireka Matching Fund merupakan program pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang berupa dana padanan dari Pemerintah terhadap dana dan/atau sumber daya yang telah disediakan oleh pihak mitra untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam rangka mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi yang lebih erat dan terakselerasi antara kampus, Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), institusi pemerintah, dan masyarakat yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Tahun 2023 ini kolaborasi Kadin Dumai, Universitas Riau dan Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Tenaga Kerja telah diusulkan 2 program kolaborasi yaitu produk makanan olahan khas kota Dumai dan Produk arang bakau menjadi briket.2 program ini sudah melalui seleksi tahap 2 dan akan mengikuti seleksi tahap 3 pada bulan April ini.
Ir.Sukemi Indra Saputra , MBA,MSi Dosen Universitas Riau yang merupakan ketua tim pengusul dihubungi melalui seluler menyampaikan, Kami Optimis usulan yang diajukan dengan judul Peningkatan pendapatan kelompok UMKM melalui inovasi produksi arang briket di kecamatan Sei Sembilan kota Dumai lolos dan mendapatkan dukungan dari kementerian Dikristek .
Untuk pelaksanaan pitching akan dilakukan pada hari rabu 5 April 2023 dan sebelumnya Kadin Dumai , Universitas Riau dan Dinas Tenaga Kerja kota Dumai akan lakukan kordinasi teknis pada hari senin di kampus Universitas Riau.

Komentar
Posting Komentar