Proyek DAK SPAM 750 Juta di Desa Teluk Aur Belum Selesai, Pekerjaannya di Duga Asal - Asalan


JENDELARIAU.COM, (ROKAN HULU) –
Proyek pembangunan peningkatan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM)  di desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan hulu, Riau hingga kini tak kunjung selesai.


Masa pengerjaan SPAM itu dimulai pada 24 Mei 2021 lalu, dengan waktu pelaksanaan jumlah masa hari kerja 213 hari sesuai yang tertera di papan plang proyek.


Kegiatan yang di laksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat  itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021, dengan nilai kontrak Rp. 750.000.000,- dengan Nomor kontrak : 690 / DPKP-CK/SPK/05, SPAM-DAK/2021 tanggal 24 Mei 2021.



Warga desa Teluk Aur, Aan dan Hadi merasa heran dengan pemerintah jaman sekarang ini diduga banyak proyek masuk ke desa Teluk Aur ini yang tidak beres atau diduga proyek asal asalan, inilah contoh nya pak kata mereka berdua kepada wartawan di samping proyek SPAM.


Saya sangat kecewa dan heran kepada pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten yang hanya menghabiskan anggaran saja dan manfaatnya tidak ada buat masyarakat kami, dan sampai saat ini Spam didesa kami belum mengalir ke rumah rumah warga pada hal masa kerjanya sudah habis pada akhir bulan Desember 2021. Dan kepada siapa lagi kami melapor pak katanya pada wartawan, kepada penegak hukum kami tidak punya pendidikan, namun kami pasrah saja.


Dan kami dari kalangan pemuda desa Teluk Aur berharap dengan sangat agar para penegak hukum melirik proyek SPAM didesa kami ini agar jangan terulang lagi proyek yang diduga asal jadi seperti sekarang ini, ungkap Hadi dan Aan.



Sementara Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat ( KKM) SPAM Desa Teluk Aur Kosim ketika dikonfirmasi terkait belum beroperasi SPAM itu hingga sekarang, ia mengatakan bahwa ada kebocoran disalah satu bak penampungan air bersih  dan sore ini kami akan perbaiki dan akan tersalurkan kerumah rumah warga kata Kosim kepada wartawan melalui WA, pada Minggu (10/04/2022).


Dalam pantauan media ini papan plang nama sudah robek separuh dan tidak bisa terbaca oleh siapapun,

Dan ketika ditanyakan kenapa papan plang namanya disobek, dan warga juga merasa curiga ada indikasi kesengajaan untuk supaya masyarakat tidak boleh mengetahui besarannya anggaran proyek itu.



Kosim dengan singkat menjawab bahwa saya tidak tahu siapa orang yang menyobek papan plang nama itu, katanya kepada wartawan, namun dia mengirim Poto yang lama ketika baru memulai proyek itu. dan disitu  terteralah anggaran proyek tersebut sebesar 750 juta rupiah untuk pembangunan SPAM didesa Teluk Aur,dana DAK tahun 2021 dari Dinas Perumahan dan pemukiman Kabupaten Rokan Hulu .


Sedangkan Kepala Dinas Perumahan dan pemukiman Kabupaten Rokan Hulu Herislami  ketika dikonfirmasi melalui WA terkait masalah proyek SPAM di desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo  yang diduga asal jadi dan bak airnya bocor, dia tidak menjawab.

(Kaliun).


Editor : Feri Windria


Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0823-8508-9055

JANGAN LUPA : Mohon dilampirkan data pribadi

Komentar