Kisah DPD II Golkar Padang Lawas, Ketika Riak Menggema dari Arus Bawah, Malah ada yang Memaksakan Kehendak


JENDELARIAU.COM, (PADANG LAWAS) -
Masih kisah diseputaran DPD II Partai Golkar Padang Lawas, kesepakatan yang telah dibuat  oleh pengurus harian dan pimpinan  kecamatan (PK) tidak lagi dapat di pengaruhi, untuk tetap mendesak musdalub walau masih ada yang ber alibi dengan kegiatan kegiatan yang dilakukan tanpa melalui rapat koordinasi, yang menyebabkan tidak terprogramnya kegitan partai, dan nampak memaksakan kehendak, demi untuk menutup nutupi kevakuman selama ini.


Hal ini diungkapkan Abdul Adi syfran harahap SH Mkn di dampingi Arfan S. Daulay, kata mereka "perlu kami tegaskan kembali partai golkar adalah partai yang punya program yang di hasilkan melalui Rakernas, yang kemudian di tindak lanjuti melalui Rakorda Tingkat I kemudian di Lanjutkan Pada Rakorda tingkat II, menurut PK-PK Golkar sesuai dengan hasil Rakorda dan Rapimda Golkar Provinsi Sumatera Utara yg dilaksanakan pada awal bulan April tahun 2021, dimana salah satu hasilnya, secepatnya dilaksanakan Rakerda dan Rapimda Kab/kota, dimana  Golkar Palas sama sekali belum melaksanakannya sampai sekarang.


Kata Mereka, Rakerda & Rapimda merupakan Keputusan Tertinggi ke2 dari Musda, tentu ini sangat urgen, dsinilah ditentukan keputusan keputusan strategis, penataan program kerja partai.

Sungguh ironis partai besar yang juga pemenang Pemilu dan pilkada, minim kegiatan malah melaksanakan kegiatan tanpa berdasarkan hasil Rakorda dan Rapimda di daerah DPD II, seharusnya dari hasil musayawarah inilah terjadwalnya agenda agenda partai, untuk kita implementasinkan sehingga tidak terjadi  kagiatan kegiatan dadakan (seremonial). 


Kita ketahui bersama baik langsung maupun melalui media media, arahan dari Ketua Golkar Sumut Pak IJECK Golkar itu harus hadir dan ada ditengah tengah masyarakat setiap saat, bukan disaat ada maunya atau disaat Pemilu dan Pilkada. Ucap Safran.


Sementara, M. Ali Safii Hasibuan selaku Ketua Majelis Penggalang Opini (MPO) menambahkan, Perlu kami tegaskan kembali bahwasanya Rapimda dan Rakerda Partai Golkar merupakan kajian kajian khusus untuk menentukan arah, program dan kebijakan serta keputusan keputusan politik partai kedepan, dari berbagai macam kegiatan yg belum terlaksana ini lah maka kami PK GOLKAR dan Pengurus Harian ber asumsi perlu adanya pembenahan di tubuh partai golkar demi penyelamatan partai kedepan, Ok... jelasnya.


Untuk itu kiranya permohonan musdalub segera di laksanakan sehingga tidak terjadi pembiaran yang mengarah kepada kehancuran partai jika ini terus dibiarkan berlarut -larut.

Urgensinya marilah kita bersikap dewasa nenyikapi ini dengan bersama sama, untuk tidak mensiasati kebenaran sehingga kita tidak berpikir rasional terhadap keadan yang terkesan di paksakan, ini semua semata mata demi penyelamatan partai yang kita cintai ini.  #musdalub yes #siasat no.#,  pungkas

Abdul Adi syfran harahap SH Mkn.

Arfan S. Daulay dan M. Ali Safii Hasibuan. (AS)

Komentar